Monday, February 9, 2015

Trip to Dubai

Assallamualaikum...


Sekitar awal januari kemarin kami sekeluarga dan satu keluarga teman kami (Keluarga Mas Hanry) di sini jalan-jalan ke dubai. Then again kita gak pakai travel karena kita mau arrange itinerary sendiri sesuka hati hehe ..

Kita tiba di dubai sore hari sekitar pukul. 4 sore dan langsung check in ke hotel cosmopolitan , hotel ini juga highly recommended karena hotel baru dan di agoda kita dapat good deal jadi gak salah pilih hotel ini. Malamnya kita makan di mall of emirates dengan menggunakan metro train, salut sama kota dubai yang sangat baby friendly jadi traveling with babies in dubai is ok banget !!!







Hari kedua kita jalan-jalan ke miracle garden, taman bunga yang besar banget dan takjubnya karena semua bunga ini di bawa dari berbagai manca negara, taman ini hanya dibuka saat winter season. Fee entrance miracle garden ini juga gak terlalu mahal sekitar 30 dirham saja.

2 Jam kita di miracle garden dan lanjut makan siang di Dubai Mall, penasaran banget kan sma mall ini karena banyak di bahas banget sama semua orang karena mall ini atttach sama burj al khalifa yang hits itu.. hehe.. akhirnya kita makan siang dan sunset disana sambil foto-foto (tujuan utama haha)...










Malamnya kita diundang makan malam dirumah teman baik kami yang sedang penematan disitu. Mas Kobe dan Mba Sendy menyiapkan makan malam khas indonesia lengkap dengan siomay dan nasi rawon yang enak banget... thankies mba sendyyyyy...

Hari ke 3 kita main2 di pantai Uum Sequim , di pantai ini anak2 puas banget main pasir dll. Kita juga happy karena bisa ketemu matahari karena di islamabad kan lagi dingin2nya itu... Malamnya kita main lagi ke dubai mall ajak anak2 main di sega republic, keenan naik roller coaster for the first time and he was not afraid at all, thumbs up keenan !!!









Hari ke 4 kita piknik di park dan di suguhi lagi dengan menu nasi uduk plus bakso chef by Ibu Sendy hehehe... asikkk banget deh di park banyak orang dari berbagai penjuru dunia yang mengabiskan waktu sambil santai.. Malamnya kita tour ke dubai marina dan sight seeing sekitaran jumeirah beach road sampai foto2 di depan atlantis.






Hari ke 5 kita balik ke islamabad, short but happy trip .. Alhamdulillah :) 

Trip to India - Tajmahal

Assallamualaikum ...

Mau melanjutkan cerita trip ke india - postingan sebelumnya - hari kedua kami berangkat menuju kota agra, kota dimana Tajmahal itu berada, kota agra ini sejak zaman dahulu terkenal dengan kota tujuan turis karena keberadaan Tajmahal ini.

Melihat Tajmahal merupakan salah satu impian saya selain melihat ka'bah, eiffel tower dan opera house. Akhirnya bisa terwujud.. alhamdulillahhhhh Ya Allah.

Perjalanan selama 4 jam terbayarkan dengan melihat bangunan megah yang kelihatan seperti mesjid ini berada di depan mata saya sendiri, merinding dan takjub sekali karena bangunan ini dibuat atas nama cinta seorang pangeran mughal kepada mendiang istrinya sebagai tempat peristirahatan terakhirnya, bangunan ini dibangun dengan tembok dan lantai marmer dengan details yang bagus sekali.

Kita menginap 1 malam di agra dan paginya menyempatkan diri foto didepan agra fort, sebelum kembali lagi ke new delhi.









Trip to India - New Delhi

Assallamualaikum...


Mau cerita tentang trip keluarga otto gani ke india. Semua trip ini kita arrange sendiri by internet dan booking travel hanya untuk transport saja. Saya cerita dari awal ya, perjalanan ini sangat berkesan karena kita crossed the border between pakistan dan india di lahore, perbatasan itu namanya "wagah border". Dari islamabad ke lahore melalui jalan darat ditempuh dengan 5 jam perjalanan dan berhenti di 2 x rest area. Kita berangkat dari islamabad pukul. 9;30 dan tiba di lahore pukul. 14;30 dan kita langsung menuju ke perbatasan. Tiba di perbatasan pukul. 15:00, kantor imigrasi di wagah border ini tidak sebagus kantor imigrasi pada umumnya, cenderung tidak terurus dan jumlah pegawainya pun tidak banyak. Alhamdulillah berkat bantuan local staff Pak Afzal maka pengurusan visa dan passport berjalan dengan lancar dan kitapu menyebrang ke amritsar - India. 

Wowwww hanya dengan selangkah kami sudah berada di India, rasanya seru banget. Karena for some reasons hubungan India dan Pakistan memang ada beberapa masalah karena perbatasan di kashmir, anyways rombongan kami yang terdiri dari papito, saya, keenan, lana dan mama mertua tiba di imigrasi India dan disambut dengan antrian yang tidak jelas arahnya, kami di pingpong ke loket sana dan sini hanya untuk sekedar passsing dan x ray semua barang kami. Kami menghabiskan waktu ekitar 2 jam di imigrasi india. Beruntung kami menggunakan passport diplomat sehingga x ray barang bisa di skip. 

Setelah kami dijemput oleh pihak travel,  kami diajak makan di restoran india yang enak sekali, highly recommended tapi lupa namanya.... 

Kami kembali ke perbatasan untuk melihat pertunjukan penurunan bendera yang sangat menarik. 

"The Wagah border closing 'lowering of the flags' ceremony, or The Beating Retreat ceremony, is a daily military practice that the security forces of India (Border Security Force) and Pakistan (Pakistan Rangers) have jointly followed since 1959". Source : Wikipedia

Kami menginap di amritsar 1 malam dan esok subuh kami menggunakan kereta berangkat menuju new delhi, dalam perjalanan itu kami melihat berbagai potret kehidupan di india yang cenderung sama dengan indonesia, dimana orang kaya tetap menjadi kaya dan orang miskin tetap menjadi miskin dengan kesenjangan yang jauh sekali. Pedih dan perih melihat kenyataan itu dan kembali bersyukur dengan nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kami sekeluarga. Okeh kembali lagi ke ceritanyaaa.... Perjalanan dengan menggunakan kereta tersebut ditempuh dengan 8 jam perjalanan (mendapatkan 1 x sarapan dan 1 makan siang). 

Setiba di New Delhi kami langsung menuju ke Hotel The Lalit, karena hari itu adalah hari ulang tahun saya maka suami booking hotel yang menurut saya keren keren banget, hotel idaman deh pokoknya (maacih loooh papito)... hari itu kita keliling kota new delhi naik tuk tuk, ini ceritanya lain lagi hahaha karena kita kena jebakan batman. Awalnya dia cuma minta 200 rupee untuk sampai ke mal tapi dia bilang di mal ga ada restoran dan dia bawa kita ke restoran india yang rasanya cukup oke dan juga highly recommended di trip advisor tap terus kita minta di bawa ke mal , si supir masih juga ngotot mau bawa kita ke tempat shopping yang ternyata itu udah bagian dari skenario dia karena mengharapkan komisi *sigh :( 

Kita uda bete karena ga kunjung dibawa ke mal akhirnya papito marah2 dan minta di bawa ke icon kota new delhi aja... si supir nyerah dan dia bawa kita ke India Gate... hahaha... harus juga dia lihat papito marah yaa baru deh nurut..


Gitu deh kalau ke new delhi lebih enak naik taksi aja dari pada tuk tuk suka di kerjain hehehe... 


India Gate

Wagah Border 


Hotel The Lalit
Splish splash
Foto didepan resto enak (lupa namanya haha) di amrtisar
India Gate
Wagah Border 

India Gate

Winter in Pakistan

Saya sangat bersyukur sekali dapat berkesempatan tinggal di Pakistan, meskipun diluar sana banyak berita miring tentang pakistan tapi yang pernah tinggal sini pasti enjoy sekali.... begitu juga dengan saya dan keluarga.

Tidak terasa sudah masuk tahun ke 3 dan akhir tahun ini insyaAllah kami sekeluarga akan kembali ke Jakarta. Seperti tahun sebelumnya setiap musim dingin kita selalu mengunjungi Murree The Queen of Hills yang ditempuh sekitar 2 jam dari Kota Islamabad, diatasnya Murree ada ayubia / abbotabad yang saljunya selalu ada di awal bukan january. Memang tidak banyak atraksi yang bisa dimainkan disana, bukan seperti resort salju di negara lain tapi kita tetap bisa menikmati keindahan alam pegunungan kaki himalaya yang berselimutkan salju, yang jelas bagus sekali. Kita bisa berfoto-foto dan piknik makan siang.


Sekilas tentang Murree

Murree features a subtropical highland climate under the Köppen climate classification. It is situated in the outer Himalayas, retaining high altitude. This type of area has cold, snowy winters, relatively cool summer with drastically escalated rain, in relation with lower altitudes, and frequent fog. Precipitation is received year round, with two maxima, first one during winter and second one at summer, July–August. Total mean precipitation annually is 1,789 mm (70.4 in). Source : Wikipedia




winter 2014
winter 2014
winter 2014

Disaat winter 2014 kami menginap karena ingin bermalam tahun baru disana tetapi sesampai disana hujan salju tidak berhenti alhasil tidak terlalu banyak koleksi foto-fotonya hehehe... Sedangkan pada winter 2015 kali ini kami hanya piknik makan siang disana dan udara cerah sekali sehingga kami bisa bermain di salju dan banyak koleksi fotonya... 

selfie with papito
threeof us with Mbak Iren

Full Team
Favourite Pic
Mr&Mrs Otto Gani

Siomay



Bahan adonan siomay:

- 350 gram daging udang
- 250 gram ayam cincang

Resep aslinya memakai 250 gram udang dan 350 gram ayam

- 100 gram tepung kanji
- 3 siung bawang putih

 Resep asli memakai 2 siung

- 1 sendok makan minyak wijen

- 1 sendok teh garam

- 1 sendok teh fish sauce (fish sauce tidak dipakai di resep asli)

- 1/2 sendok teh merica bubuk

- 1 butir telur, kocok

Bahan untuk kulit:
10 lembar kulit pangsit

Sambal saus kacang:

- 150 gram kacang tanah, sangrai 

- 50 gram kemiri, sangrai 

- 2 siung bawang putih

- 2 buah cabai merah

- 1 sendok makan cuka

- 1/2 sendok makan garam

- 2 sendok makan gula pasir

- 100 cc air matang

Cara membuat :


Adonan bahan dasar: Campur semua menjadi satu, aduk hingga rata dengan food processor, kalau gue pake pulse, ga usah terlalu lama supaya ngga kehalusan.

Siomay: isi tiap kulit pangsit dengan adonan bahan dasar, lalu bentuk seperti mangkuk dan mekarkan tepinya, kukus sampai matang, angkat.

Sambal saus kacang: haluskan kacang tanah, kemiri, bawang putih, dan cabai merah, lalu tambahkan cuka, garam, gula, dan air, aduk rata.

Sajikan bersama-sama dengan sambal saus kacang, kecap manis, dan jeruk limau.

Gulai Daging (kambing/sapi)



Bahan2 :


1 kg iga kambing/daging sapi muda, berlemak lebih enak (ga sehat :D)

2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong dadu besar

500 ml air

400 ml santan

10 cm serai, memarkan

2 lembar daun salam

4 cm kayu manis

4 buah cengkih

1 buah tomat merah matang, potong2

1 sdm gula pasir

garam secukupnya

4 siung bawang merah, iris tipis

2 sdm minyak sayur untuk menumis


Bumbu Halus :

4 siung bawang putih

10 buah cabe merah

5 butir kemiri

2 cm lengkuas

1 cm kunyit

2 sdt ketumbar

1/2 sdt pala


Cara membuat :

1. Rebus iga dengan 500 ml air sampai empuk, buang buihnya kecilkan api

2. Tumis bawang merah sampai harum

3. Tambahkan bumbu halus, serai, daun salam, kayu manis, dan cengkih, aduk sampai bumbu berubah warna

4. Masukkan bumbu ke dalam rebusan iga, aduk

5. Tuangi santan, aduk sampai mendidih

6. Masukkan kentang, tomat, sampai kentang empuk

7. Bubuhi garam dan gula, aduk, sajikan hangat


Tips dan informasi :


Menurutku kambing adalah jenis daging paling pas buat gulai. Bisa pakai sapi, asal yang berlemak juga.

Martabak Manis


Setelah seabad ga update blog ini akhirnya saya memutuskan untuk update tentang kuliner yang dijamin semua orang suka yaitu martabak manis. Resepnya diambil dari http//www.dapursederhanamonic.blogspot.com. Berikut resepnya :

Martabak Manis dengan Teflon (Mudah)

Bahan :
250 gr tepung terigu protein sedang (saya gunakan merk segitiga biru)
50 gr gula pasir
1/4 sendok teh ragi instan
1/4 sendok teh soda kue (penting : masukan soda kue sebelum adonan dituang di teflon)
350 ml air --  saya hanya pakai 250 ml
1 butir telur, kocok lepas
1/4 sendok teh garam

Pelengkap :
gula pasir
margarin
susu kental manis
keju parut
meses
kacang

Cara membuat :
Di mangkuk, campur terigu, gula pasir, ragi instan, telur, garam, tuang air perlahan
Aduk dengan balloon whisk hingga adonan mulus dan tidak bergerindil lagi (catatan : adonan cukup kental tetapi masih bisa dituang ya)
Diamkan selama kurang lebih 20 menit (saya diamkan 30 menit, tanpa ditutup)
Panaskan teflon dengan api sedang (pastikan benar-benar panas, dengan catatan, teflon tidak perlu dioles minyak atau margarin)
Beri soda kue ke adonan, aduk rata
Tuang ke dalam teflon sebanyak 3 sendok sayur, sesuaikan dengan ukuran teflon masing-masing (saya gunakan teflon ukuran 16cm)
Ratakan dengan bagian dasar sendok sehingga adonan bisa menyebar sampai ke tepi teflon
Begitu sudah mulai bersarang (muncul pori-pori), tutup teflon lalu kecilkan api
Begitu sudah mulai kering permukaan, taburi dengan gula pasir (optional), lalu tutup lagi sebentar hingga bagian tepi mengeras